Menurutnya kegiatan perekonomian di Sumut ini sangat tergantung pada kualitas jalan Medan-Berastagi karena menghubungkan sejumlah kabupaten, seperti Simalungun, Dairi, Pakpak Bharat, Samosir, Tobasa, Tapanuli Utara, hingga Aceh Tenggara. "Pembangunan jalan tol memperlancar perjalanan kendaraan dari dan ke Medan-Berastagi adalah keharusan.
MEDAN SUMUTPOS.CO - Pemprov Sumut dalam waktu dekat membahas kelanjutan rencana pembangunan jalan tol/jalan layang Medan-Berastagi. Menurut Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, instansi vertikal bakal datang ke Sumut guna menindaklanjuti langkah-langkah strategis untuk mencari solusi atas banyaknya korban yang telah jatuh ketika melintasi ruas dimaksud.
DitegaskanTerkelin, Pemkab Karo tetap akan memperjuangkan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi. Simak Berita Terkelin "Palak" Ketahui Sebab Pembangunan Jalan Tol Gagal "Pemkab Karo sudah melayangkan surat kepada sejumlah kepala daerah tetangga termasuk dari Aceh Tenggara, Aceh Selatan dan Aceh Tengah.
TANAHKARO - SUMBER Pembangunan jalan tol Medan - Berastagi sangat penting untuk direalisasikan. Jika wacana ini terwujud, tentunya meningkatkan daya saing bagian utara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. BERITATERKAIT Ikuti Paskah Oikumene dan Jalan Salib, Bupati Karo: Semoga Tingkatkan Kepercayaan dan Iman Kita Bupati
JurusanDesa Serdang Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo - Desa Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu - Delitua (Deli Serdang) - Medan. 2. Jalur sejajar jalan alternatif Medan - Tuntungan - Kutalimbaru - Tandukbenua - Sembaikan - Berastagi. Kedua jalur ini untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Medan-Berastagi.
MPvGrF. MEDAN - Provinsi Sumatera Utara berencana membangun Jalan Tol Medan-Berastagi. Diharapkan pembangunan proyek tersebut mulai dapat dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang. Bahkan Jalan Tol Medan-Berastagi akan dilengkapi dengan Light Rail Transit LRT. Posisi LRT akan ditempatkan di tengah jalan tol. Hal itu disampaikan Edy dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah RKPD Pemprov Sumut yang berlangsung di Hotel Santika Medan, Kamis 8/4/2021. "Tolnya itu jalan layang. Itu proses. Karena itu melalui hutan lindung. Jadi butuh proses perizinan," sebut mantan Ketua Umum PSSI itu. Lantaran akan melintasi hutan lindung, maka terlebih dahulu dibutuhkan persetujuan perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI "Jadi butuh proses perizinan. Jadi jalan tol yang bisa tembus ke Berastagi," sebutnya. Ia pun berharap rencana pembangunan tol Medan-Berastagi ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Sumut. Sebab Berastagi dinilai memiliki potensi luar biasa yang dapat mendukung perekonomian Sumut. Menurut Edy ada tiga alasan, mengapa Pemprov Sumut berminat membangun jalan tol Medan-Berastagi. "Kenapa saya berbicara Berastagi. Karena Berastagi itu, pertama daerah pertanian, kedua pariwisata dan ketiga peternakan. Dengan kondisi udara dan tanah seperti itu, peternakan ini akan menjanjikan," ungkapnya. Sementara itu, Musrenbang RKPD Pemprov Sumut ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai 8 April 2020. Dalam kegiatan itu hadir Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi Hamdani. Sedangkan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan pidato secara virtual. ind/
Medan, Gubernur Sumatera Utara Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, rencana pembangunan Jalan Tol Medan-Brastagi dalam waktu dekat akan dimatangkan. “Ini dalam proses kalau Jalan Tol Medan-Brastagi,” kata Edy, Rabu 27/10/21. Diterangkannya, saat ini rencana pembangunan tersebut dalam tahap penghitungan jumlah kendaraan yang masuk, dan tarif yang akan ditetapkan nantinya. Hal-hal ini masih dalam tahap sinkronisasi. Edy mengatakan, dalam waktu dekat, dia akan menggelar rapat untuk mematangkan rencana pembangunan ruas tol ini. “Besok atau lusa akan datang orangnya, saya akan rapat dan mengkaji itu,” jelasnya. Baca JugaKetua DPRD Sumut Minta Gubsu Segera Realisasikan Pembangunan Jalan Tol Medan-Brastagi Rencana pembangunan ruas tol Medan-Brastagi sebelumnya disampaikan Gubernur Edy dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah RKPD Pemprov Sumut yang berlangsung di Hotel Santika Medan, Kamis 8/4/21. “Tolnya itu jalan layang. Itu proses,†sebut Edy. Lantaran akan melintasi hutan lindung, maka terlebih dahulu dibutuhkan persetujuan perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. “Jadi butuh proses perizinan. Jadi Jalan Tol yang bisa tembus ke Brastagi,†sebutnya, seraya menambahkan Jalan Tol Medan-Brastagi akan dilengkapi dengan Light Rail Transit LRT. Baca JugaJalan Tol Medan-Binjai Seksi I Resmi Difungsikan Diharapkan, pembangunan proyek tersebut mulai dapat dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang. Menurut Edy, ada tiga alasan mengapa Pemprov Sumut berminat membangun Jalan Tol Medan-Brastagi. “Kenapa saya berbicara Brastagi? Karena Brastagi itu, pertama, daerah pertanian. Kedua, pariwisata dan ketiga peternakan. Dengan kondisi udara dan tanah seperti itu, peternakan ini akan menjanjikan,†ungkapnya. Rencana pembangunan ini pun mendapat sambutan positif dari DPRD Sumut.iskandar/hm10
jalan tol medan berastagi